Tree Grower Community, Wadah Menempa Diri Mahasiswa Kehutanan

Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (Fahutan IPB)

Tree Grower Community (TGC) merupakan Himpunan Profesi (Himpro) Departemen Silvikutur Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (Fahutan IPB) yang didirikan pada tanggal 26 Desember 2006 dan diresmikan pada tanggal 16 Desember 2007. TGC merupakan suatu organisasi yang bergerak di bidang lingkungan dan membantu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Departemen Silvikultur dengan keilmuan-keilmuan kehutanan pada umumnya.

Bagi mahasiswa Dept. Silvikultur yang ingin meningkatkan softskill-nya, TGC adalah tempat yang tepat dan sesuai. Karena TGC memiliki banyak program kerja baik ditujukan untuk internal maupun eksternal. Untuk Internal, TGC memiliki kegiatan berupa pelatihan softskill (menulis dan berbicara), pelatihan pembuatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Acara Keluarga Silvikultur, pelatihan photografi, pelatihan desain, upgrading, pembinaan Himpro, Silvikultur Cup, praktik kelimuan silvikultur, Malam Silvikulturist, apresiasi wisuda dan tutorial menjelang ujian.

Sedangkan untuk kegiatan eksternal TGC memiliki kegiatan seperti TGC in Action, penanaman mangrove, penanaman rawa danau LSI, ekspedisi flora dan studi ilmiah, turun desa (sudah memiliki desa binaan), penanaman di hari pohon, TGC Care and Share serta tagging atau penamaan jenis-jenis pohon di sekitaran IPB.

Salah satu program unggulan TGC yaitu TGC in Action (TIA) yang rutin dilakukan setiap tahunnya dengan tema besar yang berbeda-beda. TIA merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan dengan beberapa rangkaian kegiatan. “Untuk tahun ini TIA mengangkat tema besar yakni ‘Kebakaran Hutan dan Lahan’. Kegiatannya berupa aksi lingkungan dan pelatihan manajemen kebakaran hutan yang dilakukan di Taman Nasional Gunung Ciremai,” ujar Zulkifli Abidin Chaniago yang saat ini mendapatkan mandat sebagai Ketua TGC.

“TIA merupakan bukti nyata organisasi TGC dalam memelihara dan menjaga lingkungan dengan mengikutsertakan berbagai pihak di dalamnya,” tambahnya. Menurutnya, seluruh kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik karena adanya dukungan dari mahasiswa maupun pihak departemen. Sebagian besar program kerja yang TGC laksanakan selalu di-create oleh mahasiswa. Selain itu, partisipasi dari pihak mahasiswa silvikultur maupun nonsilvikultur sangat besar.

“Bahkan ada mahasiswa dari departemen lain yang ingin magang di TGC karena tertarik dengan kegiatan-kegiatan yang ada di TGC. Selain itu dukungan dari pihak departemen terlihat dari kehadiran dosen, tata usaha bahkan mamang dan bibi pada setiap kegiatan yang TGC lakukan, baik itu kegiatan skala kecil maupun skala besar. Dan pihak departemen tidak pernah berhenti membimbing TGC dalam banyak hal,” terangnya.

Selaku Ketua TGC, Zulkifli berharap tahun ini TGC dapat menjadi Himpro terbaik IPB karena TGC merupakan Himpro yang baru berdiri tetapi telah memiliki berbagai kegiatan yang luar biasa. Untuk harapan jangka panjang, TGC dapat terus berkarya dan berinovasi dan membuat hal-hal baru yang luar biasa demi mengharumkan nama Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (Fahutan IPB).

“Kami berharap TGC dapat terus membagi ilmu dan mengabdi kepada masyarakat dan lingkungan dengan berlandaskan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tandasnya. (zul)

Leave a Reply